Tampilkan postingan dengan label penulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penulis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Desember 2011

Buku Radith (diurutkan dari yang terbaru)

Manusia Setengah Salmon (terbit Desember 2011)
Marmut Merah Jambu
Kambingjantan: Sebuah Komik Pelajar Bodoh (Book 2)
***
Buku lain sebelumnya:
Babi Ngesot
Kambingjantan: Sebuah Komik Pelajar Bodoh
Harga : Rp 33.000
Penerbit: Gagasmedia, 2008
Komik Komedi ini ditulis oleh Raditya Dika dan diilustrasikan oleh Dio Rudiman. Berisi 6 chapter tentang pengalaman Radith kuliah di Adelaide, Australia. Lengkap dengan penggabaran gaya lebay oleh Dio Rudiman. Simak Radith yang ditaksir cewek Korea, mencoba mempecundangi orang Kediri, membantu teman arabnya mendapatkan bule, sampai membuat seorang Jepang dideportasi. Cerita di komik ini semuanya berbeda dengan buku Kambingjantan yang diterbitkan sebelumnya.
============
Babi Ngesot
Babi Ngesot : Datang Tak Diundang, Pulang Tak Berkutang
Harga : Rp 32.000
Penerbit: Bukune, 2008
Babi Ngesot: Datang Tak Diundang, Pulang Tak Berkutang adalah kumpulan cerita pendek pengalaman pribadi Raditya Dika, penulis Indonesia terbodoh saat ini. Benang merah dari buku Babi Ngesot adalah ketakutan-ketakutan Radith dalam hidup, termasuk: kalang kabut digencet kakak kelas, dihantuin setan rambut poni, sampai perjuangan menyelamatkan keteknya yang sedang “sakit”. Simak tujuh belas cerita aneh-tapi-nyata Raditya di buku ini.
============
Bukan Binatang Biasa
Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa
Harga : Rp 30.000
Penerbit: Gagasmedia, 2007
Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa adalah buku hasil tulisan Raditya Dika, berisi pengalaman-pengalaman pribadi Raditya Dika sendiri yang bego, tolol, dan cenderung ajaib. Simak kisah Raditya Dika jadi badut Monas sehari, ngajar bimbingan belajar, dikira hantu penunggu WC, sampai kena kutuk orang NTB. Penulis Indonesia, tidak pernah segoblok ini.
============

Cinta Brontosaurus
Penerbit: Gagasmedia, 2006
Harga: Rp 19,000
Cinta Brontosaurus adalah buku kedua Raditya Dika, hampir sama dengan Kambingjantan, masih bercerita tentang kehidupannya pribadinya. Kali ini Radith bercerita tentang pengalaman cintanya yang kayaknya selalu saja sial. Isi dari buku ini meliputi dari sewaktu Radith ngirim surat cinta pertama ke teman SD-nya (yang berakhir dengan sangat tragis) hingga pengalaman Radith memerhatikan kucing Persia-nya yang jatuh dengan kucing kampung tetangganya. Buku ini punya benang merah kisah cinta Raditya Dika dari dulu sampai sekarang.
Beli buku ini
============

Kambingjantan
Penerbit: Gagasmedia, 2005
Harga: Rp 29,000
Kambingjantan adalah buku pertama Raditya Dika, berisi pengalamannya sewaktu masih di Adelaide, Australia. Kisah-kisah yang ada di dalamnya meliputi pengalamannya sebagai mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri, yang diambil langsung dari blog-nya yang dulu beralamat di www.kambingjantan.com.
Semua cerita-ceritanya ini ditulis dengan gaya humor yang goblok, ancur, dan lepas pakem. Buku ini juga merupakan buku-blog Indonesia yang pertama.

Raditya Dika

 

Sosok di Balik Poconggg Galau

Jakarta - Kebanyakan pengguna Twitter pasti akrab dengan akun @poconggg. Arief Muhammad sosok di balik akun itu awalnya misterius. Namun, belakangan jati dirinya terbongkar. Ini dia si pencipta pocong galau itu!

"Dari awal gue sih memang inginnya misterius, tapi gara-gara ada yang bongkar ya sudah," ujarnya ketika berbincang dengan Detikhot di Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (21/9/2011). "Sebenarnya kalau disuruh pilih sih gue maunya nggak usah dibongkar,” sambungnya.

Arief mengaku eksistensinya lewat akun @poconggg di Twitter dengan tulisan yang lucu dan nyeleneh awalnya hanya sekadar iseng. Makanya ia tak menyangka jika kemudian banyak yang menyukai, hingga follower-nya kini hampir mencapai 1 juta.

"Awalnya cuma buat lucu-lucuan doang. Di Twitter ada akun @PocongAsli dan gue suka lihat tweet-nya yang lucu-lucu. Jadi gue bikin saja akun @poconggg buat bercandaan dan lucu-lucuan. Awalnya follower-nya sedikit, tapi lama-lama jadi banyak," kisahnya.

Pria kelahiran Batam, 26 Oktober 1990 itu pun tak mengira kicauannya di Twitter itu kini menjelma menjadi buku laris berjudul 'Poconggg Juga Pocong' terbitan Bukune. Diterbitkan pada Juli lalu, Arief mengaku cetakan pertamanya langsung ludes dalam waktu 15 menit.

"Nggak menyangka bakal seramai itu yang beli. Cetakan pertama 15 menit langsung habis, penerbit langsung kelimpungan dan akhirnya cetak lagi. Cetakan kedua, ketiga dan seterusnya juga sama. Sudah 3 bulan masih tetap nomer 1 di Indonesia," ungkapnya bangga.

Pria jomblo itu kaget dengan kesuksesan bukunya lantaran sejak awal memang tak berniat jadi penulis. Ia mengaku hanyalah seorang mahasiswa semester tujuh Fakultas Hukum Trisakti, Jakarta yang bercita-cita menjadi pengacara.

Kesuksesan Arief tak hanya sampai di situ. Kini rumah produksi Maxima Pictures pun bahkan tengah menggarap buku itu menjadi sebuah film dengan judul sama. Dijadwalkan, akhir November ini film tersebut sudah bisa tayang di bioskop di seluruh Tanah Air.

Bungsu dari empat bersaudara itu menjamin, film itu nanti akan sama bagusnya dengan bukunya. "Film itu jatuhnya komedi romantis, nggak ada horornya sama sekali. Ceritanya anak muda banget, percintaan anak muda tapi diperankan sama hantu,” terangnya berpromosi.

"Ini kisah tentang pocong yang galau. Contohnya, biasanya dalam film ada adegan orang sedih di bawah shower, nah ini pocongnya. Pocongnya galau. Konsepnya sih kayak gitu. Hahaha," ujarnya sambil tertawa sendiri.

Tak pelak, terbongkarnya identitas pencipta "pocong galau" itu, Arief pun menuai popularitas. "Senang sih, alhamdulillah ya," katanya.

Pengungkap Identitas @Poconggg

Paparazzi Digital : Pengungkap Identitas @Poconggg

pocivalentine Dunia twitter geger! Seorang Paparazzi Digital mengungkap identitas si @poconggg. Bagaimana asal mula dan dampak dari pengungkapan ini? 
Seorang Paparazzi Digital, sebuah profesi baru, @DrakulaEdogawa menunjukkan hasil temuannya yang diklaim telah membuka tabir rahasia dibalik akun @poconggg. Paparazzi Digital tersebut membuat blog instan untuk menampilkan temuan yang disajikan ala detektif mengungkap kasusnya. Simak saja di http://bit.ly/rhXYkg. Wah pasti ada yang tertawa senang tuh…..iya siapa lagi…
Kontan saja publikasi temuan itu jadi percakapan di linimasa twitter. Sampai-sampai, web SalingSilang.com yang berperan menjaring percakapan di dunia digital membuat laporan khusus yang bisa disimak di http://bit.ly/qQPUoE. Ramainya percakapan ini membuat #prayforpoconggg menjadi trending topics di Indonesia pagi ini. (jiaaah pagi buta TT beginian…..)
Akun @poconggg memang fenomenal. Bahkan perbandingan pengaruh antara @Poconggg versus @Sherinamunaf pun di luar dugaan dimenangkan oleh akun misterius itu. Bahkan, buku karya ta……ups maaf, karya @poconggg juga laris manis. Saking larisnya sampai dimuat di tabloid lho. Nih baca http://bit.ly/pLLx8v 

Sebagaimana dunia nyata, ternyata di dunia digital berlaku hukum yang sama. Popularitas memancing rasa ingin tahu, iri dan berjuta respon lain. . Popularnya @poconggg melahirkan sebuah profesi baru, Paparazi Digital. Profesi baru di dunia. Dalam blognya, pelaku menyatakan niatnya untuk mengungkapkan akun twitter terkenal lainnya. Wah wah..…
Bagaiman respon para fans @poconggg?
Mengapa orang begitu menyukai @poconggg? Akun tersebut telah menciptakan sebuah permainan yang menghibur bagi fansnya, meski dia sendiri “menjadi korban”. Respon orang terhadap pengungkapan identitas @poconggg sangat tergantung pada posisi apa seseorang dalam permainan itu.
Apa saja responnya?
  1. Respon Gembira. Respon ini berupa kegembiraan atau mengkapokkan si @poconggg karena sudah ketahuan.  Respon ini lahir mungkin karena selama ini merasa “terganggu” atas popularitas dalam permainan galau si @poconggg
  2. Respon Aku Padamu. Respon yang menguatkan si @Poconggg untuk tetap berlaku sebagaimana biasa. Begitu sayangnya fans terhadap @Poconggg yah?  Saking sayangnya sudah ada yang nulis posting lho.
  3. Respon Kemarahan. Respon ini berupa sindiran atau serangan terhadap usaha Paparazzi Digital dalam mengungkap identitas @Poconggg.
  4. Respon Kekhawatiran. Respon yang menunjukkan kekhawatiran akan kehilangan peran si @poconggg. Respon berharap @poconggg tetap baik-baik saja (ih kayak lagu deh…).
  5. Respon Cuek. Respon ini berupa ungakapan ketidakpedulian atas identitas @Poconggg selama akun tersebut tetap menghibur. Toh selama ini semua tahu kalau pasti ada manusia yang menjadi admin dibalik akun itu. (ya iya lah….emang siapa lagi?)
  6. Respon apalagi ya..….mau menambahkan?
Pada akhirnya, internet telah melahirkan linimasa twitter sebagai sebuah panggung permainan yang menampilkan berbagai aktor. Setiap orang memilih peran dan permainannya sendiri demi kesenangan atau kepentingan masing-masing. Linimasa pun memicu beragam emosi mulai tawa, marah, sirik, hingga menangis.
Linimasa twitter adalah wujud telanjang dari dunia seolah-olah atau simulacrum. Kita menangis tertawa bukan semata oleh manusia nyata, juga oleh sebuah sosok seolah-olah, sosok @poconggg. Semua serba seolah-olah. Seolah-olah fans, seolah-olah bintang pujaan. Tapi dunia seolah-olah ini sekarang sudah menjadi nyata, tak ada lagi batas dengan dunia nyata. Jadi, selamat datang profesi baru Paparazzi Digital.
Gimana ya respon @poconggg? Bagaimana permainan ini akan dihadapi? 
Baca juga Skenario-Skenario Pengungkapan Identitas @Poconggg 

'POCONGGG JUGA POCONG', Pocong Patah Hati

'POCONGGG JUGA POCONG', Pocong Patah Hati
Film POCONGGG JUGA POCONG
 KapanLagi.com -
Oleh: Puput Puji Lestari
Pemain: Ajun Perwira, Rizna Nycta Gina, Saphira Indah, Rizky Mocil, Guntur Triyoga.
Film ini diangkat dari novel terlaris Poconggg Juga Pocong. Meskipun judulnya menggunakan kata pocong yang identik dengan film horor, film ini sama sekali tidak horor. Pocong digambarkan dari sisi lain.
Poconggg baru datang setelah kematiannya dengan rasa penyesalan tidak sempat mengatakan cinta pada wanita yang dicintainya. Poconggg dianggap sebagai pocong cupu karena penakut. Poconggg merupakan satu-satunya pocong yang tidak mampu menakuti manusia dan malah takut dengan sesama hantu.
Anjaw (pocong senior) dan 4 anggota geng pocong sering mengintimidasi Poconggg dan membuat hari-hari Poconggg tidak berjalan lancar. Untungnya, ada Kunti. Kuntilanak paling cantik dan gaul, satu-satunya hantu yang membantu Poconggg beradaptasi dan akhirnya menjadi sahabatnya. Lebih dari itu, Kunti juga menjadi sosok hantu yang selalu menjadi tempat Poconggg berkeluh kesah ketika ia sedang diusili Anjaw atau sedang galau karena Sheila, wanita yang dicintainya.
Poconggg merasa kematiannya belum sempurna sebelum mengungkapkan isi hatinya. Namun, perbedaan wujud dan dunia membuat Poconggg semakin galau. Kunti meminta Poconggg untuk lebih bersabar sampai dia menemukan cara untuk mengungkapkan isi hatinya.
Sayangnya, di saat penantian, Poconggg semakin galau karena ada senior Sheila yang mendekatinya. Adit mampu mendekati Sheila berkat kegemaran yang sama di fotografi. Kepribadian Poconggg yang penakut membuat semuanya menjadi rumit. Anjaw yang usil. Kunti yang baik tapi galak. Dunia Poconggg dan Sheila yang sudah berbeda. Semuanya membuat Poconggg galau.
Gambar yang terang, film lucu ini enak dinikmati. Guyonan khas Rizna Nycta Gina menjadi kunci lucunya film ini. Dipadu dengan music yang sedang tren di kalangan anak muda, film ini tambah romantic. Memang ada eksekusi yang kurang nyambung di film ini dengan novelnya. Tapi tidak merusak keseluruhan mood film ini. (kpl/uji/nat)
Genre:Comedy / Romantic
Jadwal Tayang:-
Sutradara:Chiska Doppert
Produser:Ody Mulya Hidayat, Endang Marlina,
Cahaya Sinaga, Yoska Oktaviano
Produksi:Maxima Pictures & Radio Ms Tri Fm
Durasi:-

Selasa, 27 Desember 2011

pahit manis cinta "RadityaDika"





Petualangan Gratisan Benakribo Naik Transformers The Ride di USS

hai kali ini saya mau posting blog favorit gue yaitu 'benakribo' cerita ini menurut gue lucu dan keren so gue ambil dari blog bena ini dia ceritanya :
 adi beberapa bulan lalu (Alhamdulillah) gue diundang 'lagi' (cerita yang pertama klik disini) sama Resorts World Sentosa Singapore buat ikutan launching wahana terbaru di USS, yaitu The Transformers Ride 3D tanggal 1-3 Desember 2011.




Ternyata Arip juga diundang sama RWS saat itu. Karena gue pengen perjalanan kali ini lebih dapet lagi pengalamannya, gue minta pihak RWS untuk ngizinin gue ngebawa satu kameramen biar semua kegiatan disana bisa divideoin dan bisa didokumentasiin komplit! Tapi setelah diapprove, ada masalah lain yang akhirnya kameramen gue nggak bisa ikut. So, biar lebih rame, akhirnya gue ngajak Alit yang lagi nggak ngapa-ngapain tanggal segitu.

Singkat cerita kita berangkat ke Singapore tanggal 1 Desember 2011 pagi! Nyampe sana kita langsung naro barang di salah satu hotel di kawasan RWS yaitu Hotel Michael. Weits tunggu dulu, meskipun namanya cuma Michael, tapi hotelnya dahsyat, kamar mandinya itu lho.. bikin betah mandi. Gue selama di hotel mandinya jadi 4x sehari. #penting

So, Petualangan gue kali ini diawali dengan mengunjungi MEMA (Maritime Experiential Museum & Aquarium)

ceritanya ini isi dari potongan sebuah kapal jaman dulu kala~

Disini museumnya canggih banget, semua-muanya dibikin interaktif dan berasa idup, jadi kita yang ada disitu bener-bener ngerasain apa yang museum ini lagi ceritain, 

lomba mewarnai bersama Arip. tebak gue yang mana?

Begitu juga apa yang para petugas museum itu lagi ceritain dengan bahasa inggris. YAK. As you know, orang singapore kalo ngomong itu SingLish dan cepet banget kayak mobil pejabat yang lagi lewat. Dan gue waktu itu lagi barengan sama Arip,


==============================================

Orang MEMA: "here, i tell you about this sunken ship aa~"
Gue : *masih ngerti*
Arip : *mencoba mengerti*
Orang MEMA : "so.. this ship blabla. blabla .. blabla"

tiba-tiba Arip dengan kepedean tingkat monas khatulistiwa bilang

Arip: "oh, yess... i love this ship"
Gue: "..." *ini orang lagi ngejelasin apa dia komentar apa*

==============================================

Dan akhirnya kita ngeles dari cerita panjang dia dan minta fotoin kita sama kapalnya

ya.. blur. fokus sama kapalnya. bagus.

Satu hal yang gue sesali saat ke singapur ini adalah gue orang yang megang kamera. Yang berarti gue agak susah untuk mendapatkan foto diri gue sendiri, dan agak males untuk minta orang lain fotoin gue. Lagi-lagi, karena temen yang satu udah ketawan udik, jadi gue mencoba mempercayakan kepada teman yang satu lagi, ya, lagi-lagi si Arip.

Scenenya waktu itu lagi di pinggir sungai yang warna biru, pemandangan indah ada kapal-kapal dan gedung-gedung singapur yang bergentayangan di belakang.

Gue potoin Arip duluan.


sebagai gantinya gue minta Arip potoin gue. gimana hasilnya? dan gimana kelanjutan cerita absurdnya di Singapore? 

kampret.

TUHAN MEMANG ADIL. Tuhan menciptakan manusia dengan kelebihan dan kekurangannya. Gue dengan kelebihan dalam foto memfoto dibandingin Arip. Dan Arip dengan kelebihan RABUN di matanya.

Emosi saat itu hilang begitu aja karena suasana yang adem ayem silirrr angin-angin yang masuk ke bolongan-bolongan yang ada di pakaian gue. Kita semua lanjut jalan dan balik ke hotel. Eh begitu jalan ke hotel, gue dicegat sama reporter SCTV *padahal suruhan gue*, dan dipaksa buat diwawancara.


Malem itu gue muter-muter sendirian ke depan USS, dan disana ada pohon natal tertinggi di Singapore, tingginya kalo ga salah sekitar 38 meter. Dan saat itu gue lagi hoki-hokinya karena gue menemukan beberapa wanita cantik yang lagi jalan-jalan disitu. But wait, sepertinya kalian juga udah pernah ngeliat wanita-wanita cantik ini, ya, gue cuma bisa ngarep aja kalo ngeliat cewek yang cantiknya level 99.



neng sendirian aja abang temenin ya....

Besoknya, INI DIA! Saatnya jadi orang pertama yang nyobain TRANSFORMERS THE RIDE!

Jam 9 pagi gue sama Arip langsung capcus ke USS dengan semena-mena *gratis gitu loohhh* #sombongunite, dan kita langsung menuju Sci-Fi City. Sebelum berangkat gue sempet bingung buat pake kacamata yang mana buat hari ini, karena suasana yang panas mencekam, tapi juga lagi suka ujan labil tiba-tiba.

give your best comment and leave your email! you might win something! :))

Tapi gue urungkan niat gue untuk pake kacamata karena inget mata gue yang minus ini. Oke, lanjut ke Sci-Fi City di dalem USS. Disana terpampang seonggok Robot besar berwarna biru, tinggi besar. Itu adalah Autobots yang baru dari Transformers, namanya Evac. Untung namanya Evac, kalo Eva, ga elit nanti robotnya.



nggak kalah kok sama Autobots Indonesia kita

OPTIMUS BAJAJ


Abis poto, gue langsung menuju ke Transformers The Ride, daaaaaannnn setelah melewati jalan antrian yang begitu panjang (tapi kosong), akhirnya sampe juga di depan Autobots Evac yang bisa didudukin 12 orang. DAN Gue resmi jadi orang pertama yang main Transformers The Ride!!!

ini orang kampung bisanya ngerusak aja

muka super excited.......ya nggak sih?