Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Februari 2012

Lirik lagu Coboy Junior - kamu

kamu buat aku tersipu buatku malu-malu
saat bersamamu, saat ku sapa dirimu
aku kok merinding buluku, kok jadi gugup aku
saat bersamamu, saat kau senyum padaku

mungkin inilah rasanya rasa suka pada dirinya
sejak pertama aku bertanya facebook-mu apa nomermu berapa
mungkin inilah rasanya cinta pada pandang pertama
senyuman manismu itu buat aku dag dig dug melulu

nanti aku follow twitter-mu aku tunggu retweet-mu
agar aku tahu sukakah kamu kepadaku

mungkin inilah rasanya rasa suka pada dirinya
sejak pertama aku bertanya facebook-mu apa nomermu berapa
mungkin inilah rasanya cinta pada pandang pertama
senyuman manismu itu buat aku dag dig dug melulu

yeah cuma kamu cuma kamu yang bisa membuatku
tidur tak tentu memikirkanmu pujaan hati
oh kamu cantik sekali
oh Tuhan aku hanya ingin dia tahu
kau lucu kau sangat lucu

mungkin inilah rasanya rasa suka pada dirinya
sejak pertama aku bertanya facebook-mu apa nomermu berapa nomermu berapa
mungkin inilah rasanya cinta pada pandang pertama
senyuman manismu itu buat aku dag dig dug melulu

mungkin inilah rasanya rasa suka pada dirinya
sejak pertama (sejak pertama) aku bertanya
(kulihat senyumanmu lirikanmu begitu cantiknya kamu)
facebook-mu apa nomermu berapa
mungkin inilah rasanya cinta pada pandang pertama
senyuman manismu itu buat aku dag dig dug melulu

kamu kamu kamu kamu kamu kamu kamu kamu
kamu kamu kamu kamu kamu kamu kamu kamu


Jumat, 06 Januari 2012

Info Tentang Lombok

Lombok adalah sebuah pulau nan elok yang digambarkan sebagai “seorang putri cantik yang masih tertidur” karena keindahan dan ketenangannya. Lombok terletak di antara 2 obyek wisata pesohor dunia yaitu Pula Bali dan Pulau Komodo. Lombok selain indah, aman dan nyaman untuk berlibur juga menyimpan berbagai keunikan budaya dan tradisi yang merupakan bauran dari berbagai budaya lainnya seperti Bali, Jawa, Bugis, Arab dll. Obyek-obyek wisatanya sangat indah dan masih alami. Mulai dari ikan hias dan terumbu karang di dasar laut Gili Trawangan sampai flora dan fauna serta pesona alam nan menakjubkan di puncak Rinjani. Oleh karena itu, Lombok semakin mendapat tempat di hati para wisatawan baik nusantara maupun mancanegara.
Akses
Lombok dapat diakses langsung melaui Jakarta, Surabaya, Kuala Lumpur dan Singapore dengan pesawat dan Bali dengan pesawat dan ferry. Jadwal penerbangan tersedia setiap hari dengan beberapa kali penerbangan reguler terutama dari Bali. Sementra ferry reguler tersedia setiap jam dan ferry cepat 1 kali sehari dari dan ke Lombok. Selain karena keindahannya, semakin mudahnya akses ini juga membuat Lombok semakin banyak dikunjungi oleh para wisatwan.
Geografi
Secara geografis, Lombok terletak pada koordinat 116.351° BT dan 8.565° LS. Lombok merupakan bagian dari gugusan pulau-pulau yang ada di Nusa Tenggara atau yang dulu dikenal dengan nama Sunda Kecil atau Kleine Sunda. Luas pulau Lombok adalah sekitar 5.435 km² Tempat tertinggi di Pulau Lombok adalah puncak Gunung Berapi Rinjani [tertinggi kedua di Indonesia] yang menjulang pada ketinggian 3.726 m di atas permukaan laut.
Demografi
Jumlah populasi penduduk Pulau Lombok adalah sekitar 2.722.123 jiwa menurut data tahun….. Penduduk asli Pulau Lombok adalah suku Sasak yang dipercaya merupakan keturunan dari suku Jawa. Suku Sasak tersebar di seluruh bagian Pulau Lombok dan mendominasi penduduk secara keseluruhan sampai 85%. Selain oleh suku asli Sasak, Pulau Lombok juga didiami oleh suku Bali, Jawa, Bugis, Banjar, Melayu, Cina dan Arab.
Topografi
Secara topografis, Lombok didominasi oleh lereng Gunung Berapi Rinjani. Hal ini membuat sebagian besar daerah di Lombok menjadi lahan pertanian yang subur. Lereng sebelah utara dan timur, misalnya, ditanami bawang putih, bawang merah tembakau dan tanaman holtikultura lainnya dengan kualitas tinggi. Sementara padi juga merupakan tanaman utama di sebagian besar Pulau Lombok. Walaupun daerah Lombok selatan cenderung lebih kering dibandingkan dengan daerah lainnya namun tetap produktif. Komoditi lain yang dihasilkan Lombok adalah jagung, cabe, kapas, kacang kacangan dll.
Agama
Agama leluhur atau agama tertua Suku Sasak Lombok disebut Boda, Kemudian setelah kerajaan-kerajaan dari Jawa ekspansi ke Lombok, Suku Sasak memeluk agama Syiwa-Buddha. Selanjutnya, setelah ekspedisi Majapahit yang dipimpin oleh Gajah Mada masuk ke Lombok, Suku Sasak memeluk gama Hindu-Buddha. Agama Islam masuk ke Lombok sekitar abad XV M. Islam yang awalnya datangnya dari Jawa ini berkembang dengan pesat di Lombok dan menjadi agama yang dipeluk oleh hampir seluruh suku Sasak sampai saat ini. Oleh karena itu Islam adalah agama mayoritas di Pulau Lombok [±85%]. Agama kedua terbesar yang dianut di Lombok adalah Hindu, yang dipeluk oleh para penduduk keturunan Bali. Selain itu, penganut Kristen, Buddha dan agama lainnya juga dapat dijumpai di Lombok. Pemeluknya adalah pendatang dari berbagai suku yang masuk ke Lombok puluhan bahkan ratusan tahun lalu. Di Bayan, Sembalun, Senaru, Pesugulan Lombok Utara, Pujut, Puyung, Sengkol, Rambitan, Sade Lombok Selatan, Tetebatu dan Loyok Lombok Timur dan Bumbung dan Narmada Lombok Barat dan beberapa tempat tepencil lainnya terdapat penganut aliran Islam Sasak atau lebih dikenal dengan Islam Wetu Telu, sebuah sekte Islam lokal yang “terkontaminasi” ajaran animis, hindu dan tradisi leluhur.
Iklim
Seperti lazimnya daerah lain di Indonesisa, Lombok juga meiliki dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan umumnya mulai dari Oktober sampai dengan Maret dan musim kemarau berlangsung dari April sampai September. Suhu rata-rata sepanjang tahun di Pulau Lombok berkisar antara 21º sampai 33 º Celsius.
Flora Dan Fauna
Walaupun Lombok secara geografis sangat dekat dengan Bali, hewan dan tumbuhan yang ada di Lombok sedikit berbeda dari yang ada di Bali. Lombok merupakan titik “perbatasan” antara hewan dan tumbuhan yang ada di Indonesaia bagian barat dan bagian timur. Karena itulah, Alfred Russel Wallace, seorang ahli Biologi abad IX dari Inggris menyebut Lombok sebagai The Wallace Line, Di bagian utara, Pulau Lombok didominasi oleh lembah dan bukit yang ditumbuhi oleh edeluis, pakis, pohon-pohon yang tinggi dan belukar. Sementara di bagian selatan, Lombok cenderung lebih tandus. Hewan yang dapat dijumpai di Lombok berupa, kadal, biwak, kakaktua, dan burung beo, koak kaok, gagak, elang, gagak, burung kaka tua, punglor dan lain-lain.
Pemerintahan
Lombok merupakan bagian dari Provinsi Nusa Tenggara Barat [NTB] dengan luas 19.708,79 km² yang sebelumnya merupakan bagian dari Provinsi Nusa Tenggara [NUSRA]. Pada tanggal 14 Agustus 1958, Provinsi NUSRA dimekarkan menjadi 3 provinsi yaitu Bali, NTB, dan NTT [Nusa Tenggara Timur] brdasarkan Undang-Undang Nomor 64 tahun 1958. Lombok terbagi menjadi 4 kabupaten: Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah dan Lombok Timur dan 1 kota: Kota Madya Mataram, sekaligus merupakan Ibu Kota Provinsi NTB.
Sejarah
Asal Kata “Lombok”
Menurut isi Babad Lombok, kerajaan tertua yang pernah berkuasa di pulau ini bernama Kerajaan Laeq [Sasak: lampau], namun sumber lain yakni Babad Suwung, menyatakan bahwa kerajaan tertua yang ada di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan dipimpin oleh Raja Betara Indera. Kerajaan Suwung kemudian mengalami kemunduran dan muncullah Kerajaan Lombok. Beberapa kerajaan lain yang pernah berdiri di pulau Lombok antara lain Pejanggik, Langko, Bayan, Sokong Samarkaton, Selaparang dll.
Di antara kerajaan-kerajaan tersebut, yang paling maju pada zaman tersebut dan paling terkenal adalah Kerajaan Lombok yang berpusat di Labuhan Lombok sekarang ini; sebuah teluk yang sangat indah dan mempunyai sumber air tawar yang banyak. Keadaan ini membuat banyak pedagang dari Palembang, Banten, Gersik, dan Sulawesi menyiggahinya. Kemudian pada zaman kekuasaan Prabu Rangkesari, pusat kerajaan Lombok dipindahkan ke Desa Selaparang atas usul Patih Banda Yuda dan Patih Singa Yuda. Pemindahan ini dilakukan dengan alasan letak Desa Selaparang lebih strategis dan tidak mudah diserang oleh musuh dibandingkan posisi sebelumnya. Dengan demikian, dapat disimpulakn bahawa kata “Lombok” diambil dari nama kerajaan tersebut. Dalam bahasa Sasak, secara leksikal kata “Lombok” berarti “lurus” atau “jujur”. Dalam kehidupan sehari-hari atau secara kentekstual kata “Lombok” dapat berarti ketulusan dan kejujuran dalam segala tingkah laku dan menghindarkan diri dari perbuatan yang merugikan orang lain.
Asal kata “Sasak”
Menurut Rulof Goris, pada abad V hingga abad VI terjadi gelombang migrasi dari Pulau Jawa ke Bali dan Lombok menyusul runtuhnya Kerajaan Daha dan Kalingga. Alat transportasi laut yang dipakai menyeberang oleh para migran ke Lombok disebut sak-sak [rakit bambu]. Berdasarkan kata “sak-sak” itu lah,menurut Goris, mungkin kata “Sasak” berasal.
Namun demikian, A Teeuw, sastrawan Indonesia asal Belanda menduga kata sasak muncul dari kebiasaan masyarakat Lombok masa itu yang mengenakan ikat kepala berbahan tembasak [kain putih]. Bisa jadi sasak itu diambil dari suku kata terakhir tembasak yaitu “sak” yang mengalami proses pengulangan lalu jadi “Sasak”.
“Sak-sak” dalam bahasa Sasak secara leksikal berarti “apa pun” dan secara kontekstual dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang membaur dan berkembang bersama menjadi satu adalah identitas milik bersama. Oleh karena itu, budaya Sasak Lombok lahir dari berbagai budaya multi etnis yang mendiami pulau ini seperti Jawa, Banjar, Bugis, Melayu, dll.
Budaya
Kedekatan budaya Bali dan Lombok memang tidak dapat dipisahkan dengan sejarah kedua pulau bertetangga ini. Diawali dengan masuknya pengaruh paham Syiwa-Buddha dari Pulau Jawa yang dibawa para migran dari kerajaan-kerajaan Jawa sekitar abad V dan VI M sampai infiltrasi kerajaan hindu Majapahit yang mengenalkan ajaran Hindu-Buddha ke penjuru timur wilayah Nusantara pada abad VII M, termasuk ke Bali dan Lombok.
Selain pengaruh budaya dari barat [Bali dan Jawa / majapahit] kebudayaan Lombok dipengaruhi juga oleh budaya dari timur yaitu budaya Kerajaan Goa. Namun demikian, pengaruh kebudayaan dari barat ini lah yang lebih menonjol dalam kehidupan sehari-hari sampai saat ini. Pakaian tradisional seperti ikat kepala, misalnya, dalam adat Sasak disebut sapuk [pria] sama dengan udeng dalam busana pria Bali dan serupa dengan blangkon dalam busana pria Jawa.
Kebiasaan nebon [pantang memotong rambut bagi suami yang istrinya dalam keadaan hamil] yang terdapat di Bali, dikenal pula dalam tradisi Sasak Lombok. Selama nebon, kegiatan rumah tangga ditangani suami. Kebiasaan ini dipertahankan dengan tujuan demi melahirkan generasi yang berkualitas jasmani dan rohaninya.
Tradisi potong gigi, pertunjukan wayang lelendong [kulit], instrumen gamelan yang sama, tradisi kawin lari dan lain-lain juga beberapa di atara sekian banyak kesamaan budaya antara Bali dan Lombok. Selain itu, akulturasi budaya antara Bali dan Lombok juga terlihat dalam ritual penganut kepercayaan Islam Sasak atau Islam Wetu Telu.
Bahasa
Bahasa daerah yang dituturkan di Pulau Lombok oleh Suku asli Sasak disebut dengan Bahasa Sasak. Bahasa Sasak dapat dikelompokkan ke dalam ragam bahasa yang sama dengan Bahasa Jawa dan Bali. Banyak sekali kosa kata yang cara pelafalan, penggunaan dan maknanya sama dengan kosa kata dalam Bahasa Bali dan Jawa. Ini desebabkan oleh kedekatan geografis dan historis di antara mereka. Bahasa Sasak Bali dan Jawa sama-sama bersumber dari bahasa Kawi dengan aksara Jawa Kuno, Hanacaraka. Aksara Hanacaraka Bali dan Sasak sama-sama berjumlah 18, sementara Hanacaraka Jawa berjumlah 20.

Sabtu, 31 Desember 2011

Buku Radith (diurutkan dari yang terbaru)

Manusia Setengah Salmon (terbit Desember 2011)
Marmut Merah Jambu
Kambingjantan: Sebuah Komik Pelajar Bodoh (Book 2)
***
Buku lain sebelumnya:
Babi Ngesot
Kambingjantan: Sebuah Komik Pelajar Bodoh
Harga : Rp 33.000
Penerbit: Gagasmedia, 2008
Komik Komedi ini ditulis oleh Raditya Dika dan diilustrasikan oleh Dio Rudiman. Berisi 6 chapter tentang pengalaman Radith kuliah di Adelaide, Australia. Lengkap dengan penggabaran gaya lebay oleh Dio Rudiman. Simak Radith yang ditaksir cewek Korea, mencoba mempecundangi orang Kediri, membantu teman arabnya mendapatkan bule, sampai membuat seorang Jepang dideportasi. Cerita di komik ini semuanya berbeda dengan buku Kambingjantan yang diterbitkan sebelumnya.
============
Babi Ngesot
Babi Ngesot : Datang Tak Diundang, Pulang Tak Berkutang
Harga : Rp 32.000
Penerbit: Bukune, 2008
Babi Ngesot: Datang Tak Diundang, Pulang Tak Berkutang adalah kumpulan cerita pendek pengalaman pribadi Raditya Dika, penulis Indonesia terbodoh saat ini. Benang merah dari buku Babi Ngesot adalah ketakutan-ketakutan Radith dalam hidup, termasuk: kalang kabut digencet kakak kelas, dihantuin setan rambut poni, sampai perjuangan menyelamatkan keteknya yang sedang “sakit”. Simak tujuh belas cerita aneh-tapi-nyata Raditya di buku ini.
============
Bukan Binatang Biasa
Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa
Harga : Rp 30.000
Penerbit: Gagasmedia, 2007
Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa adalah buku hasil tulisan Raditya Dika, berisi pengalaman-pengalaman pribadi Raditya Dika sendiri yang bego, tolol, dan cenderung ajaib. Simak kisah Raditya Dika jadi badut Monas sehari, ngajar bimbingan belajar, dikira hantu penunggu WC, sampai kena kutuk orang NTB. Penulis Indonesia, tidak pernah segoblok ini.
============

Cinta Brontosaurus
Penerbit: Gagasmedia, 2006
Harga: Rp 19,000
Cinta Brontosaurus adalah buku kedua Raditya Dika, hampir sama dengan Kambingjantan, masih bercerita tentang kehidupannya pribadinya. Kali ini Radith bercerita tentang pengalaman cintanya yang kayaknya selalu saja sial. Isi dari buku ini meliputi dari sewaktu Radith ngirim surat cinta pertama ke teman SD-nya (yang berakhir dengan sangat tragis) hingga pengalaman Radith memerhatikan kucing Persia-nya yang jatuh dengan kucing kampung tetangganya. Buku ini punya benang merah kisah cinta Raditya Dika dari dulu sampai sekarang.
Beli buku ini
============

Kambingjantan
Penerbit: Gagasmedia, 2005
Harga: Rp 29,000
Kambingjantan adalah buku pertama Raditya Dika, berisi pengalamannya sewaktu masih di Adelaide, Australia. Kisah-kisah yang ada di dalamnya meliputi pengalamannya sebagai mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri, yang diambil langsung dari blog-nya yang dulu beralamat di www.kambingjantan.com.
Semua cerita-ceritanya ini ditulis dengan gaya humor yang goblok, ancur, dan lepas pakem. Buku ini juga merupakan buku-blog Indonesia yang pertama.

Raditya Dika

 

Sosok di Balik Poconggg Galau

Jakarta - Kebanyakan pengguna Twitter pasti akrab dengan akun @poconggg. Arief Muhammad sosok di balik akun itu awalnya misterius. Namun, belakangan jati dirinya terbongkar. Ini dia si pencipta pocong galau itu!

"Dari awal gue sih memang inginnya misterius, tapi gara-gara ada yang bongkar ya sudah," ujarnya ketika berbincang dengan Detikhot di Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (21/9/2011). "Sebenarnya kalau disuruh pilih sih gue maunya nggak usah dibongkar,” sambungnya.

Arief mengaku eksistensinya lewat akun @poconggg di Twitter dengan tulisan yang lucu dan nyeleneh awalnya hanya sekadar iseng. Makanya ia tak menyangka jika kemudian banyak yang menyukai, hingga follower-nya kini hampir mencapai 1 juta.

"Awalnya cuma buat lucu-lucuan doang. Di Twitter ada akun @PocongAsli dan gue suka lihat tweet-nya yang lucu-lucu. Jadi gue bikin saja akun @poconggg buat bercandaan dan lucu-lucuan. Awalnya follower-nya sedikit, tapi lama-lama jadi banyak," kisahnya.

Pria kelahiran Batam, 26 Oktober 1990 itu pun tak mengira kicauannya di Twitter itu kini menjelma menjadi buku laris berjudul 'Poconggg Juga Pocong' terbitan Bukune. Diterbitkan pada Juli lalu, Arief mengaku cetakan pertamanya langsung ludes dalam waktu 15 menit.

"Nggak menyangka bakal seramai itu yang beli. Cetakan pertama 15 menit langsung habis, penerbit langsung kelimpungan dan akhirnya cetak lagi. Cetakan kedua, ketiga dan seterusnya juga sama. Sudah 3 bulan masih tetap nomer 1 di Indonesia," ungkapnya bangga.

Pria jomblo itu kaget dengan kesuksesan bukunya lantaran sejak awal memang tak berniat jadi penulis. Ia mengaku hanyalah seorang mahasiswa semester tujuh Fakultas Hukum Trisakti, Jakarta yang bercita-cita menjadi pengacara.

Kesuksesan Arief tak hanya sampai di situ. Kini rumah produksi Maxima Pictures pun bahkan tengah menggarap buku itu menjadi sebuah film dengan judul sama. Dijadwalkan, akhir November ini film tersebut sudah bisa tayang di bioskop di seluruh Tanah Air.

Bungsu dari empat bersaudara itu menjamin, film itu nanti akan sama bagusnya dengan bukunya. "Film itu jatuhnya komedi romantis, nggak ada horornya sama sekali. Ceritanya anak muda banget, percintaan anak muda tapi diperankan sama hantu,” terangnya berpromosi.

"Ini kisah tentang pocong yang galau. Contohnya, biasanya dalam film ada adegan orang sedih di bawah shower, nah ini pocongnya. Pocongnya galau. Konsepnya sih kayak gitu. Hahaha," ujarnya sambil tertawa sendiri.

Tak pelak, terbongkarnya identitas pencipta "pocong galau" itu, Arief pun menuai popularitas. "Senang sih, alhamdulillah ya," katanya.

Pengungkap Identitas @Poconggg

Paparazzi Digital : Pengungkap Identitas @Poconggg

pocivalentine Dunia twitter geger! Seorang Paparazzi Digital mengungkap identitas si @poconggg. Bagaimana asal mula dan dampak dari pengungkapan ini? 
Seorang Paparazzi Digital, sebuah profesi baru, @DrakulaEdogawa menunjukkan hasil temuannya yang diklaim telah membuka tabir rahasia dibalik akun @poconggg. Paparazzi Digital tersebut membuat blog instan untuk menampilkan temuan yang disajikan ala detektif mengungkap kasusnya. Simak saja di http://bit.ly/rhXYkg. Wah pasti ada yang tertawa senang tuh…..iya siapa lagi…
Kontan saja publikasi temuan itu jadi percakapan di linimasa twitter. Sampai-sampai, web SalingSilang.com yang berperan menjaring percakapan di dunia digital membuat laporan khusus yang bisa disimak di http://bit.ly/qQPUoE. Ramainya percakapan ini membuat #prayforpoconggg menjadi trending topics di Indonesia pagi ini. (jiaaah pagi buta TT beginian…..)
Akun @poconggg memang fenomenal. Bahkan perbandingan pengaruh antara @Poconggg versus @Sherinamunaf pun di luar dugaan dimenangkan oleh akun misterius itu. Bahkan, buku karya ta……ups maaf, karya @poconggg juga laris manis. Saking larisnya sampai dimuat di tabloid lho. Nih baca http://bit.ly/pLLx8v 

Sebagaimana dunia nyata, ternyata di dunia digital berlaku hukum yang sama. Popularitas memancing rasa ingin tahu, iri dan berjuta respon lain. . Popularnya @poconggg melahirkan sebuah profesi baru, Paparazi Digital. Profesi baru di dunia. Dalam blognya, pelaku menyatakan niatnya untuk mengungkapkan akun twitter terkenal lainnya. Wah wah..…
Bagaiman respon para fans @poconggg?
Mengapa orang begitu menyukai @poconggg? Akun tersebut telah menciptakan sebuah permainan yang menghibur bagi fansnya, meski dia sendiri “menjadi korban”. Respon orang terhadap pengungkapan identitas @poconggg sangat tergantung pada posisi apa seseorang dalam permainan itu.
Apa saja responnya?
  1. Respon Gembira. Respon ini berupa kegembiraan atau mengkapokkan si @poconggg karena sudah ketahuan.  Respon ini lahir mungkin karena selama ini merasa “terganggu” atas popularitas dalam permainan galau si @poconggg
  2. Respon Aku Padamu. Respon yang menguatkan si @Poconggg untuk tetap berlaku sebagaimana biasa. Begitu sayangnya fans terhadap @Poconggg yah?  Saking sayangnya sudah ada yang nulis posting lho.
  3. Respon Kemarahan. Respon ini berupa sindiran atau serangan terhadap usaha Paparazzi Digital dalam mengungkap identitas @Poconggg.
  4. Respon Kekhawatiran. Respon yang menunjukkan kekhawatiran akan kehilangan peran si @poconggg. Respon berharap @poconggg tetap baik-baik saja (ih kayak lagu deh…).
  5. Respon Cuek. Respon ini berupa ungakapan ketidakpedulian atas identitas @Poconggg selama akun tersebut tetap menghibur. Toh selama ini semua tahu kalau pasti ada manusia yang menjadi admin dibalik akun itu. (ya iya lah….emang siapa lagi?)
  6. Respon apalagi ya..….mau menambahkan?
Pada akhirnya, internet telah melahirkan linimasa twitter sebagai sebuah panggung permainan yang menampilkan berbagai aktor. Setiap orang memilih peran dan permainannya sendiri demi kesenangan atau kepentingan masing-masing. Linimasa pun memicu beragam emosi mulai tawa, marah, sirik, hingga menangis.
Linimasa twitter adalah wujud telanjang dari dunia seolah-olah atau simulacrum. Kita menangis tertawa bukan semata oleh manusia nyata, juga oleh sebuah sosok seolah-olah, sosok @poconggg. Semua serba seolah-olah. Seolah-olah fans, seolah-olah bintang pujaan. Tapi dunia seolah-olah ini sekarang sudah menjadi nyata, tak ada lagi batas dengan dunia nyata. Jadi, selamat datang profesi baru Paparazzi Digital.
Gimana ya respon @poconggg? Bagaimana permainan ini akan dihadapi? 
Baca juga Skenario-Skenario Pengungkapan Identitas @Poconggg 

'POCONGGG JUGA POCONG', Pocong Patah Hati

'POCONGGG JUGA POCONG', Pocong Patah Hati
Film POCONGGG JUGA POCONG
 KapanLagi.com -
Oleh: Puput Puji Lestari
Pemain: Ajun Perwira, Rizna Nycta Gina, Saphira Indah, Rizky Mocil, Guntur Triyoga.
Film ini diangkat dari novel terlaris Poconggg Juga Pocong. Meskipun judulnya menggunakan kata pocong yang identik dengan film horor, film ini sama sekali tidak horor. Pocong digambarkan dari sisi lain.
Poconggg baru datang setelah kematiannya dengan rasa penyesalan tidak sempat mengatakan cinta pada wanita yang dicintainya. Poconggg dianggap sebagai pocong cupu karena penakut. Poconggg merupakan satu-satunya pocong yang tidak mampu menakuti manusia dan malah takut dengan sesama hantu.
Anjaw (pocong senior) dan 4 anggota geng pocong sering mengintimidasi Poconggg dan membuat hari-hari Poconggg tidak berjalan lancar. Untungnya, ada Kunti. Kuntilanak paling cantik dan gaul, satu-satunya hantu yang membantu Poconggg beradaptasi dan akhirnya menjadi sahabatnya. Lebih dari itu, Kunti juga menjadi sosok hantu yang selalu menjadi tempat Poconggg berkeluh kesah ketika ia sedang diusili Anjaw atau sedang galau karena Sheila, wanita yang dicintainya.
Poconggg merasa kematiannya belum sempurna sebelum mengungkapkan isi hatinya. Namun, perbedaan wujud dan dunia membuat Poconggg semakin galau. Kunti meminta Poconggg untuk lebih bersabar sampai dia menemukan cara untuk mengungkapkan isi hatinya.
Sayangnya, di saat penantian, Poconggg semakin galau karena ada senior Sheila yang mendekatinya. Adit mampu mendekati Sheila berkat kegemaran yang sama di fotografi. Kepribadian Poconggg yang penakut membuat semuanya menjadi rumit. Anjaw yang usil. Kunti yang baik tapi galak. Dunia Poconggg dan Sheila yang sudah berbeda. Semuanya membuat Poconggg galau.
Gambar yang terang, film lucu ini enak dinikmati. Guyonan khas Rizna Nycta Gina menjadi kunci lucunya film ini. Dipadu dengan music yang sedang tren di kalangan anak muda, film ini tambah romantic. Memang ada eksekusi yang kurang nyambung di film ini dengan novelnya. Tapi tidak merusak keseluruhan mood film ini. (kpl/uji/nat)
Genre:Comedy / Romantic
Jadwal Tayang:-
Sutradara:Chiska Doppert
Produser:Ody Mulya Hidayat, Endang Marlina,
Cahaya Sinaga, Yoska Oktaviano
Produksi:Maxima Pictures & Radio Ms Tri Fm
Durasi:-

Selasa, 27 Desember 2011

Belajar Sejarah,Geografi, & Etnologi Dulu Lah Sebelum Ngehina Negara Orang

Aku abis berkunjung ke blog http://indonbodoh.blogspot.com/ dan murka karena negara sialan itu menghina negara kita dengan memutar balik sejarah. Aku akan rinciin sedikit dari tuduhan mereka beserta klarifikasi dari aku sendiri.
Here it goes :
Indonesia tidak faham apa:
- budaya/kebudayaan
- seni/kesenian
- tamaddun/peradaban
- hakcipta/copyright
- paten/patent
- hak awam/public domain
Tarian pendet budaya Indonesia atau budaya Bali?
Tarian goyang Inul budaya Indonesia atau seni pop dangdung yang dari lagu Hindustan?
Garuda itu helang Jawa atau dari metos India?
Wayang kulit itu khusus kepada Indonesia atau ada juga di Malaysia, Cambodia dan Thailand?
Teknik membuat batik dan corak batik Jawa itu khusus kepada Indonesia atau ada juga di Afrika Barat, Afrika Selatan, Jamaica, Malaysia?
Songket itu ada di Indonesia atau berasal dari tempat lain?
Indonesia mahu paten dan hakcipta dangdut dan mie bakso sebagai budaya aslinya?
Indonesia mahu tuntut Borobodur sebagai ciptaan asli Jawa atau diinspirasi dari budaya India?
Indonesia mahu tuntut cerita Ramayana wayang kulit sebagai asli di Indonesia atau dari budaya India?
Indonesia mahu tuntut martabak sebagai makanan asli Indonesia dan bukan inspirasi dari India dan Timur Tengah?
Indonesia mahu tuntut demokrasi sebagai budaya asal Indonesia?
Indonesia mahu tuntut pilihanraya untuk pemilihan wakil rakyat sebagai budaya asli Indonesia?

AGAIN :
1 INDONESIA tidak pernah wujud sebelum Sumpah Pemuda Indonesia pada 28.10.1928.
2.Apa yang wujud ialah bahasa-bahasa suku kaum seperti Jawa, Bugis, Palembang, Minangkabau, Riau, Aceh, Banjar,dan banyak lagi.
3. Bagitu juga, budaya INDONESIA tidak ada.Yang ada ialah Budaya suku kaum.Ada yang di ciplak dari Ugama/Budaya Hindu sepert Tarian Pedet di Bali.Ada yang berunsurkan Budaya Islam dari Bumi Arab.
4. Perkataan Sang Saka Merah Putih dan Pantjasila adalah diciplak dari Hindu.
5.Perkataan INDOnesia itu adalah berasal dari Hindu.Banyak tarian, nyanyian, dan bangunan seperti Borobodur adalah datangnya dari negeri negeri di India. India pada masa dulu tidak juga ada kerana Sub-Continent India sebelum kedatangan Imperialis Inggeris,adalah di perintah oleh Sultan atau Maharaja Hindu dan Islam.
6.Bendera INDONESIA itu adalah sebenarnya tiruan dari bendera Principality Monaco di Eropah.
7.Bahasa Indonesia TIDAK ADA dalam sejarah kebudayaan dunia. Apa yang ada adalah BaHASA MELAYU.
9.Jelas dari segi SEJARAH, yang ada Budaya Suku Kaum. Yang ada Gugusan Kepulauan Melayu
NUSANTARA itu ciptaan baru.
10. Jangan buta sejarah. Buka buku buku, yang ada di simpan di Belanda dan British Museum.TIDAK ADA sebutan INDONESIA dalam Buku Sejarah lama.


Ok, I’ll stop you there, fool.
1 . Bali itu bagian dari Indonesia, salah satu provinsi dan pulau di Indonesia. Perlu dijelaskan lebih lanjut ?
2. Pernah denger kata akulturasi ngga ? Perpaduan dua budaya atau lebih tanpa menghilangkan unsur asli dari masing2 budaya. Tertulis dengan jelas dalam sejarah, dulu, tepatnya saat abad dimulainya persebaran agama Hindu, Buddha, dan Islam pernah ada pedagang2 dari negara2 yang kalian sebutkan diatas yang berkunjung ke Indonesia. Mereka datang menyebarkan agama dengan memadukannya dengan budaya mereka, agar agama yang mereka bawa dapat diterima dg baik oleh masyarakat setempat. Oleh sebab itulah budaya yang mereka bawa jadi berpadu dengan budaya setempat dan akhirnya diteruskan secara turun temurun oleh nenek moyang kami.
3.  Demokrasi bukan budaya negara tertentu, tolol. Tapi sistem yang melambangkan kebebasan dalam menyampaikan aspirasi yang boleh digunakan oleh seluruh negara di belahan dunia manapun.
4. Sebenernya Jepang, lebih khususnya Marsekal Terauchi MEMANG menjanjikan akan memerdekakan Indonesia dalam pertemuannya dg Soekarno-Hatta  dan Radjiman Widyodiningrat di Dalat, Vietnam . Tapi hal itu hanya propaganda untuk mendapat simpati rakyat Indonesia agar didukung dalam menghadapi serangan Sekutu pada tanggal 6 & 9 Agustus ’45 di Hiroshima & Nagasaki ( bom atom itu lho rek). Sekembalinya mereka ke Indonesia, Sutan Syahrir mencium gelagat kurang baik dari Jepang dan mendesak agar PPKI menolak kemerdekaan hadiah dari Jepang dan berusaha sendiri. Setelah itu tolong baca juga sejarah di Rengasdengklok. JELAS ??
5. Didnt you ever hear a word named TRIBE before ??? Itulah kelebihan negara kami, terdiri dari berbagai macam suku dan ras. Indonesia memang tidak punya budaya, tapi budaya2 tradisional dari berbagai macam suku itulah yang menjadi budaya kami. Dan kami punya semboyan yang indah untuk mempersatukan budaya2 tersebut menjadi akar dari budaya nasional. BHINEKA TUNGGAL IKA
6.  Kami punya skala yang berbeda untuk kedua warna pada bendera kami. Skala bendera kami adalah 2:3, dan Monako adalah 4:5. Selain itu, kami mengadaptasi warna bendera kami dari panji2 Kerajaan Majapahit. Majapahit sendiri berdiri pada tanggal 10 November 1293. Sedangkan bendera Monako lahir pada tahun 1881.
7. Dan jika kalian ribut mengklaim apa yang menjadi milik kami, kami maklum. Karena wilayah kalian dulunya termasuk dalam wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Ngga heran banyak sekali kebudayaan kami yang tertinggal disana.
8.  AGAIN, didnt you ever hear a word called ADAPTATION before ??? Sama kaya English yang diadaptasi dari Anglosaxon, ato Spanish dari Latin. Selain itu bahsa Indonesia juga memiliki beberapa kata serapan yang diadaptasi dari Bahasa Arab, Belanda, Portugis, dan Sansekerta. Sebagian besar sih diadaptasi dari Melayu, tapi tau sendiri bahasa lah Melayu yang kalian pake sehari2 tu vulgarnya kaya apa. Kami perlu mengadaptasinya menjadi bahasa yang lebih sopan dan terdidik.
9.  Anda yang buta sejarah. Kalo Anda baca sejarah pasti tau kalo Indonesia mengganti namanya berkali2. Nusantara adalah sebutan saat negara kami masih berbentuk kerajaan, seperti Majapahit, Sriwijaya, dll. Kemudian sempat berganti menjadi NKRI, dll sampai akhirnya menjadi RI seperti sekarang.
Oke deh negara tetangga. Kalian SUKSES membuat diri kalian sendiri terlihat TOLOL.
1. Bali BELONGS to Indonesia. Do i need to explain more ???
2. Havent you heard a word called acculturation before ? Its a fusion between 2 or more cultures without dispelling the real trait of each culture. Its written at every history book clearly, once, exactly when it came to a century when the distribution of   Hindu, Buddha, & Islam began, there were some traders from the countries you mentioned above in Indonesia. They combine the gospel w/ their cultures, so that the local citizen would accept that gospel w/ pleasure. That combination caused acculturation.
3. Democracy isnt  a culture, dumb. Its a system which is symbolizing a freedom to convey your aspiration, and every country is allowed to apply that system in their own country.
4.  Acutally Japan,  Marsekal Terauchi exactly, DID promise us to give us a freedom when he met  Soekarno-Hatta  & Radjiman Widyodiningrat at Dalat, Vietnam . But it was only a propaganda to capture Indonesian’s attention to support them to face Sekutu’s attack at 6 & 9 August ’45 at Hiroshima & Nagasaki ( you remember that atomic bomb ?). When they got back to Indonesia, Sutan Syahrir knew about Japan’s hidden willingness & push PPKI to reject Japan’s ‘gift’. Then read more about Rengasdengklok please.
5. Didnt you ever hear a word named TRIBE before ??? Thats exactly our excess, we’re consisted from many tribe & race. Indonesia doesnt really have a culture, but those traditional cultures are our culture.  And we got a beautiful motto to unite them become a root of national culture : BHINEKA TUNGGAL IKA.
6. We got a different scale for each color. Ours is 2:3, & Monaco’s is  4:5. Besides, we adapted the color of our flag from Majapahit’s pennants. Majapahit raised its head at 10 November 1293. And Monaco’s flag existed at 1881.
7. And we understand if you claim what exactly belongs to us. Because your teritory used to be a part of Majapahit in the past. No wonder alot of our cultures are left there.
8. AGAIN, didnt you ever hear a word called ADAPTATION before ??? Its just the same w/ English which is adapted  from Anglosaxon, or Spanish from Latin. Moreover, bahasa Indonesia also has several loan word which is adapted from Arabic, Dutch language, Portuguese language, & Sansekerta. Most of our languange are adapted from Melayu, but you daily  Melayu is tooooo vulgar. We need to adapt that into a more polite dan educated language. Oh, I didnt mean to insult you anyway, but you taught me how.
9. Its you who is ignorant and dont know about history. If you did read the history, you supposed to know that Indonesia changed it’s name several times. Nusantara is a term when we still got a form in Kingdom. Then it had an opportunity to  change its name into NKRI, etc. And at right, our country’s name is Republik Indonesia.
And now you succesfully bring a SHAME to your own country, DUMBASS ! HA-HA-HA

Vote Komodo dan Nasionalisme Buta Kita

Sebenernya aku udah kepikiran hal ini saat pertama tau ada metode vote buat masukin atau bahkan jadiin komodo nominasi pertama di New7Wonders. Aku mulai cari-cari info, relate sama praduga ku, dan ternyata bener, praduga ku bukan nya ngga beralasan. Tapi baru sekarang aku inget kalau punya blog, jadi baru sekarang deh, di post. Selain itu, aku takut dikatain ngga nasionalis kalau bahas-bahas ini pas lagi hot-hot nya =))
Mulai dari mana ya ? Hmm, sebagai warga negara, pasti ada dong, perasaan bangga dan haru setiap kali ada salah satu kekayaan negara kita yang jadi terkenal, diakui, dan jadi hal yang mengundang decak kagum publik internasional ? Inilah yang kita rasakan waktu komodo masuk jadi salah satu nominee New7Wonders. Jadilah, berbagai lapisan mulai menggalakkan seruan nasionalisme untuk mendukung komodo. Aku juga awalnya ikut senang, ikut antusias, tapi setelah tau bahwa metode nya menggunakan vote lewat sms, aku mulai mengerutkan kening. Kok, ada bau kapitalisme ya ? Apalagi sampai ada kerjasama antara panitia sama provider. Makin fishy. Dan aneh nya publik seperti ngga sadar sama keanehan ini. Voters tetap membanjir, dukungan semakin serius dan ngga main-main. Keanehan nya ngga berhenti sampai di situ. Konon pendaftaran untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini menelan biaya yang sangat besar, bahkan terlalu besar untuk sebuah status. Status yang bahkan tidak menjanjikan hasil nyata setelahnya, dalam hal ini mengangkat pariwisata Indonesia. “Ada yang tau Maccu Pichu ?” Aku nyoba tanya begitu sama hampir semua temen ku. Dan jawaban nya : “Apa, tuh ?” FYI, Maccu Pichu itu salah satu dari 7Wonders yang menggeser Candi Borobudur, hampir sama kayak Atlantis, sebuah kota di Peru yang peradaban nya udah musnah. Udah menang, resmi masuk jajaran 7Wonders. Sesuai rencana, toh ? Tapi, efektif kah ? Membuat publik internasional mengenal Maccu Pichu, kah ? Memajukan pariwisata nya, kah ? Menaikkan devisa nya, kah ? Ngga. Bisa bayangkan berapa kerugian kita setelah ini ? Kerugian atas dana yang seharusnya bisa dialokasikan untuk hal yang lebih berguna, hanya untuk nguber status yang sebenarnya ngga esensial.
Aku lanjutin cari info, dan ternyataaaaaa ….. penyelenggara kompetisi ini bukan UNESCO. Terlepas dari siapapun penyelenggara event ini, 7Wonders yang paten dan diakui cuma versi UNESCO. Kalau pada akhirnya komodo berhasil masuk ke jajaran New7Wonders, apa artinya status kalau nantinya UNESCO juga merilis 7Wonders ? Tentu aja jadi ‘ngga diakui’. Sia-sia lah ‘perjuangan’ kita selama ini.
Sebenernya sejak 1986 PBB sudah menetapkan Pulau Komodo sebagai Situs Warisan Dunia. Jadi ngga perlu lah kita menghamburkan uang demi mencari status untuk sesuatu yang sebenernya sudah diakui. Kalau memang tujuan kita pengen memajukan pariwisata Indonesia, pakailah dana itu untuk bikin kampanye wisata yang terintegrasi, seperti Thailand dengan Amazing Thailand-nya. Selama ini kita punya sih, Indonesia: Ultimate in Diversity. Tapi kok kayaknya masih kurang digalakkan. Lebih bermanfaat toh ? Punya program dan kegiatan yang jelas, bukan cuma status pemberian lembaga yang bahkan ngga jelas reputasinya.
Atau kalau mau lebih bermanfaat, alokasikan dana itu buat pendidikan, buat membangun infrastruktur, dll. SDM yang berkualitas, bisa membantu pemerintah memikirkan dan mengimplementasikan metode-metode yang tepat untuk memajukan negara. Asal, hargai mereka. Biar peristiwa braindrain ngga lagi terulang. Masih inget kan, banyak banget orang-orang brilian yang akhirnya ngadu nasib di luar negeri karena ngga dihargai di negeri sendiri. Kita bangun negara dari hal-hal yang paling mendasar dulu.
Tapi bagaimanapun, Pulau Komodo harus tetap ditata. Kalau perlu, dana tadi itu semestinya dialokasikan untuk biaya perawatan dan pembangunan pulau komodo. Jauh lebih berarti dari sekedar status, kan ?
Banyak baca buku, banyak berpikir, kembangkan kerangka pikir. Biar setiap info dan isu yang masuk ke kepala kita ngga seketika mempengaruhi kita. Kita pikirkan dari segala sisi, setelah itu cari info. Kita cari kebenarannya. Jangan mau dibutakan oleh sesuatu yang kurang beresensi.
Ini pendapat dan analisis saya, boleh setuju, boleh tidak. Asal jangan sampai perbedaan pendapat memecah kita =))